"Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalatmu, ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaringmu. (QS. An-Nisa: 103)"
Wirid sesudah shalat maktubah (shalat lima waktu) merupakan salah satu amaliyah sunnah yang sangat ditekankan oleh Rasulullah ﷺ dan senantiasa dipraktikkan secara turun-temurun oleh para ulama pesantren dan warga Nahdlatul Ulama.
Adapun urutan bacaan wirid ba'da shalat yang bersumber dari hadits-hadits shahih dan tuntunan para ulama meliputi:
1. **Istighfar 3x**: *Astaghfirullâhal-‘adhîm* untuk melebur segala kekurangan dalam pelaksanaan shalat.
2. **Pengakuan Tauhid**: *Astaghfirullâhal-‘adhîm alladzî lâ ilâha illâ huwal-ḫayyul-qayyûmu wa atûbu ilaih* (3x).
3. **Pujian Tauhid**: *Lâ ilâha illallâhu waḫdahû lâ syarîka lah, lahul-mulku wa lahul-ḫamdu yuḫyî wa yumîtu wa huwa ‘alâ kulli syai’in qadîr* (3x, khusus Shubuh & Maghrib dibaca 10x).
4. **Permohonan Keselamatan dari Neraka**: *Allâhumma ajirnâ minan-nâr* (7x).
5. **Doa Allahumma Antas Salam**: Menyucikan Allah sebagai sumber kedamaian dan keselamatan hakiki.
6. **Membaca Ayat Kursi**: Siapa yang membaca Ayat Kursi setiap selesai shalat fardhu, tidak ada yang menghalanginya masuk surga kecuali kematian (HR. An-Nasa'i & Ath-Thabarani).
7. **Tasbih (33x), Tahmid (33x), Takbir (33x)**: Serta disempurnakan dengan tahlil ke-100 sehingga genap seratus butir tasbih.
Amalkanlah wirid ini secara istiqamah sehabis shalat berjamaah maupun shalat sendiri di rumah demi ketentraman hati dan limpahan barakah dari Allah SWT.