← Kembali ke Ruang Keilmuan
Lainnya

Kisah Nabi Luth AS: Keteguhan Moral & Pembelaan Martabat Keluarga di Tengah Kaum Sodom

إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ لُوطٌ أَلَا تَتَّقُونَ ۝ إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ

"Ketika saudara mereka, Luth, berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa? Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu." (QS. Asy-Syu'ara: 161-162)"

Nabi Luth 'Alaihissalam adalah keponakan Nabi Ibrahim yang diutus berdakwah ke negeri Sodom dan Gomorrah di sekitar Laut Mati. Kaum Sodom terjerumus dalam perilaku keji yang belum pernah dilakukan umat terdahulu, yaitu penyimpangan fitrah seksual (homoseksual), perampokan di jalan, dan kemaksiatan di tempat-tempat umum.

Nabi Luth dengan penuh kesabaran mengajak mereka kembali pada fitrah pernikahan yang suci dan menjaga kesopanan. Kaumnya justru mengancam mengusirnya karena Nabi Luth dianggap 'orang yang sok suci'. Ketika para malaikat datang menyamar sebagai tamu tampan, kaum Sodom hendak mengganggunya. Allah menyelamatkan Nabi Luth dan orang-orang beriman, lalu membalikkan negeri Sodom dengan hujan batu belerang.

Hikmah bagi Warga:

1. Menjaga kesucian norma susila, adab kesopanan, dan kehormatan rumah tangga di lingkungan RT.

2. Keberanian amar ma'ruf nahi munkar demi mencegah kerusakan moral pemuda.

3. Membentengi keluarga dari pengaruh pergaulan bebas yang bertentangan dengan agama.

📚 Kitab / Rujukan Referensi: Kitab Qashashul Anbiya' karya Al-Hafizh Ibnu Katsir & Tafsir Ibnu Katsir