"Dan (ingatlah kisah) Ayyub, ketika dia berdoa kepada Tuhannya: "(Ya Tuhanku), sungguh aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua yang penyayang." (QS. Al-Anbiya: 83)"
Nabi Ayyub 'Alaihissalam adalah teladan kesabaran yang tiada tandingannya. Awalnya beliau adalah sosok yang kaya raya, memiliki ternak melimpah, tanah luas, dan anak-anak yang shalih. Namun Allah mengujinya secara beruntun: hartanya ludes, rumahnya runtuh menewaskan anak-anaknya, dan tubuhnya ditimpa penyakit kulit parah selama puluhan tahun hingga dijauhi oleh kaumnya.
Dalam penderitaan yang luar biasa itu, satu-satunya yang tidak pernah berhenti adalah hati dan lisan Nabi Ayyub yang senantiasa berdzikir kepada Allah. Ketika istrinya memintanya memohon kesembuhan, beliau malu karena masa sehatnya jauh lebih lama dari masa sakitnya. Akhirnya beliau bermunajat dengan doa penuh kelembutan. Allah memerintahkannya menghentakkan kaki ke bumi, memancarkan mata air sejuk untuk mandi dan minum, seketika penyakitnya sembuh total dan Allah menggantikan nikmatnya berlipat ganda.
Hikmah bagi Warga:
1. Sabar dan berprasangka baik kepada Allah saat menghadapi cobaan sakit atau musibah.
2. Menjenguk dan mendoakan tetangga yang terbaring sakit dengan penuh empati.
3. Menggunakan lisan untuk senantiasa memuji Allah baik di waktu senang maupun sempit.