"Haji yang mabrur tidak ada balasan baginya melainkan surga. (HR. Bukhari no. 1773 & Muslim no. 1349)"
Ibadah Haji dan Umrah adalah perjalanan spiritual agung menuju Baitullah di Tanah Suci Makkah dan Madinah. Sepanjang melaksanakan manasik ibadah, jamaah dianjurkan memperbanyak doa, dzikir, dan talbiyah memohon ampunan, kesehatan, keberkahan hidup, serta kemabruran ibadah.
Berikut adalah 21 rangkaian doa manasik haji dan umrah lengkap disertai lafal teks Arab, transliterasi Latin, arti terjemahan bahasa Indonesia, dan petunjuk waktu pengamalannya:
### 1. Doa Berangkat dari Rumah
Transliterasi Latin: Bismillâhi tawakkaltu ‘alallâhi wa lâ ḫaula wa lâ quwwata illâ billâhil ‘aliyyil ‘adhîm
Artinya: "Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah Yang Mahatinggi lagi Mahaagung."
Petunjuk Pelaksanaan: Dibaca saat melangkahkan kaki keluar dari pintu rumah menuju perjalanan suci haji atau umrah.
Rujukan Dalil: HR. Abu Dawud no. 5095 & At-Tirmidzi no. 3426
---
### 2. Doa Setelah Duduk dalam Kendaraan
Transliterasi Latin: Bismillâhi majrâhâ wa mursâhâ, inna rabbî laghafûrur raḫîm
Artinya: "Dengan (menyebut) nama Allah pada waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun, Maha Penyayang."
Petunjuk Pelaksanaan: Dibaca setelah duduk mantap di kursi kendaraan (pesawat terbang, bus, atau mobil).
Rujukan Dalil: QS. Hud ayat 41
---
### 3. Doa ketika Kendaraan Mulai Bergerak
Transliterasi Latin: Bismillâhir-raḫmânir-raḫîm. Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar. Subḫânalladzî sakh-khara lanâ hâdzâ wa mâ kunnâ lahû muqrinîn, wa innâ ilâ rabbinâ lamunqalibûn
Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Allah Mahabesar (3x). Mahasuci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami."
Petunjuk Pelaksanaan: Dibaca begitu roda kendaraan mulai melaju membawa jamaah safar menuju tanah suci.
Rujukan Dalil: HR. Muslim no. 1342 dari Ibnu Umar RA
---
### 4. Doa ketika Tiba di Tempat Tujuan (Bandara / Kota Tujuan)
Transliterasi Latin: Allâhumma innî as-aluka khairahâ wa khaira ahlihâ wa khaira mâ fîhâ wa a‘ûdzu bika min syarrihâ wa syarri ahlihâ wa syarri mâ fîhâ
Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan tempat ini, kebaikan penduduknya, serta kebaikan apa pun yang ada di dalamnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan tempat ini, kejahatan penduduknya, serta kejahatan apa pun yang ada di dalamnya."
Petunjuk Pelaksanaan: Dibaca saat mendarat di bandara Jeddah/Madinah atau saat memasuki penginapan.
Rujukan Dalil: HR. Ath-Thabarani & Ibnu Sunni
---
### 5. Lafal Niat Ibadah Haji dan Umrah di Miqat
Transliterasi Latin: 1. Niat Haji: Nawaitul ḫajja wa aḫramtu bihî lillâhi ta‘âlâ.
2. Niat Umrah: Nawaitul ‘umrata wa aḫramtu bihî lillâhi ta‘âlâ.
3. Niat Haji Qiran: Nawaitul ḫajja wal ‘umrata wa aḫramtu bihimâ lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: "1. Niat Haji: Aku niat melaksanakan haji dan berihram karena Allah ta‘ala.
2. Niat Umrah: Aku niat melaksanakan umrah dan berihram karena Allah ta‘ala.
3. Niat Haji Qiran: Aku niat melaksanakan haji sekaligus umrah dan berihram karena Allah ta‘ala."
Petunjuk Pelaksanaan: Dilafalkan di batas Miqat (Bir Ali / Dzulhulaifah, Yalamlam, Qarnul Manazil, atau di pesawat di atas garis miqat) sesudah mengenakan pakaian ihram.
Rujukan Dalil: Kitab Al-Idhah fi Manasikil Hajj wal Umrah oleh Imam An-Nawawi
---
### 6. Doa Selesai Berihram
Transliterasi Latin: Allâhumma uḫarrimu sya‘rî wa basyarî wa jasadî wa jamî‘a jawâriḫî min kulli syai-in ḫarramtahu ‘alal muḫrimi abtaghî bidzâlika wajhakal karîma yâ rabbal ‘âlamîn
Artinya: "Ya Allah, aku mengharamkan rambut, kulit, tubuh, dan seluruh anggota tubuhku dari segala sesuatu yang Engkau haramkan bagi seorang yang berihram, demi mengharapkan ridha wajah-Mu yang mulia, wahai Tuhan pemelihara semesta alam."
Petunjuk Pelaksanaan: Dibaca segera sesudah berniat ihram sebagai komitmen menjaga larangan ihram.
Rujukan Dalil: Kitab Ihya Ulumiddin karya Imam Al-Ghazali
---
### 7. Lafal Talbiyah & Shalawat Haji
Transliterasi Latin: Labbaika-llâhumma labbaîk, labbaika lâ syarîka laka labbaîk. Innal ḫamda wan ni‘mata laka wal mulk. Lâ syarîka lak
Artinya: "Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Aku datang memenuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sungguh segala puji, kenikmatan, dan kekuasaan adalah milik-Mu semata, tiada sekutu bagi-Mu."
Petunjuk Pelaksanaan: Dianjurkan dibaca secara terus-menerus dengan suara lantang sejak berihram hingga melempar Jumrah Aqabah di Mina.
Rujukan Dalil: HR. Bukhari no. 1549 & Muslim no. 1184 dari Abdullah bin Umar RA
---
### 8. Doa Memasuki Kota Suci Makkah Al-Mukarramah
Transliterasi Latin: Allâhumma hâdzâ ḫaramuka wa amnuka faḫarrim laḫmî wa damî wa sya‘rî wa basyarî ‘alan-nâri wa âminnî min ‘adzâbika yauma tab‘atsu ‘ibâdaka waj‘alnî min auliyâ-ika wa ahli thâ‘atika
Artinya: "Ya Allah, kota ini adalah tanah haram-Mu dan daerah aman-Mu. Maka haramkanlah dagingku, darahku, rambutku, dan kulitku dari jilatan api neraka. Selamatkanlah aku dari siksa-Mu pada hari ketika Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu. Jadikanlah aku bagian dari kekasih-Mu dan orang-orang yang taat kepada-Mu."
Petunjuk Pelaksanaan: Dibaca saat memasuki gerbang batas Tanah Haram Makkah.
Rujukan Dalil: Bimbingan Manasik Haji Kementerian Agama RI
---
### 9. Doa Masuk Masjidil Haram
Transliterasi Latin: Allâhumma antas-salâm, wa minkas-salâm fahayyinâ rabbanâ bis-salâm wa adkhilnal jannata dâras-salâm tabârakta wa ta‘âlaita yâ dzal jalâli wal ikrâm. Allâhummaf-taḫ lî abwâba raḫmatika wa maghfiratika wa adkhilnî fîhâ. Bismillâhi walḫamdulillâhi wash-shalâtu was-salâmu ‘alâ rasûlillâh
Artinya: "Ya Allah, Engkaulah Yang Memberi Keselamatan, dari-Mulah keselamatan datang, hidupkanlah kami dengan selamat dan masukkanlah kami ke dalam surga rumah keselamatan. Mahasuci Engkau wahai Tuhan Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Bukakanlah pintu-pintu rahmat dan ampunan-Mu untukku."
Petunjuk Pelaksanaan: Dibaca saat melangkahkan kaki kanan memasuki pelataran Masjidil Haram.
Rujukan Dalil: Kitab Al-Adzkar oleh Imam An-Nawawi
---
### 10. Doa ketika Melihat Ka’bah Pertama Kali
Transliterasi Latin: Allâhumma zid hâdzal baita tasyrîfan wa ta‘dhîman wa takrîman wa mahâbatan wa zid man syarrafahu wa karramahu mim man ḫajjahu awi‘tamarahu tasyrîfan wa takrîman wa ta‘dhîman wa birran
Artinya: "Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan wibawa bagi Rumah-Mu (Baitullah) ini; dan tambahkanlah pula kemuliaan, kehormatan, dan kebajikan bagi orang-orang yang memuliakannya di antara mereka yang berhaji atau berumrah."
Petunjuk Pelaksanaan: Saat pandangan mata pertama kali tertuju ke Ka’bah adalah waktu yang sangat mustajab untuk berdoa memohon hajat dunia dan akhirat.
Rujukan Dalil: HR. Ath-Thabarani & Al-Baihaqi dalam As-Sunan Al-Kubra
---
### 11. Doa ketika Melaksanakan Tawaf (7 Putaran Mengelilingi Ka’bah)
Transliterasi Latin: 1. Dari Hajar Aswad hingga Rukun Yamani:
Subḫânallâhi walḫamdulillâhi wa lâ ilâha illallâhu allâhu akbar, wa lâ ḫaula wa lâ quwwata illâ billâhil ‘aliyyil ‘adhîm.
2. Antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad (Doa Sapu Jagad):
Rabbanâ âtinâ fid-dunyâ ḫasanatan wa fil-âkhirati ḫasanatan wa qinâ ‘adzâban-nâr.
Artinya: "1. Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Mahabesar. Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah Yang Mahatinggi lagi Mahaagung.
2. Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta peliharalah kami dari siksa api neraka."
Petunjuk Pelaksanaan: Tawaf diawali dan diakhiri lurus sejajar Hajar Aswad, dengan posisi Ka’bah berada di sebelah kiri jamaah sebanyak 7 kali putaran penuh.
Rujukan Dalil: HR. Abu Dawud no. 1892 & Ahmad no. 15398
---
### 12. Doa Sa’i di Antara Bukit Shafa dan Marwah
Transliterasi Latin: Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, kabîran walḫamdulillâhi katsîran wa subḫânallâhi bukratan wa ashîlâ. Lâ ilâha illallâhu waḫdahû lâ syarîka lah, anjaza wa‘dahu wa nashara ‘abdahu wa hazamal aḫzâba waḫdah
Artinya: "Allah Mahabesar (3x), Maha Besar Allah sebesar-besarnya, pujian melimpah bagi-Nya, dan Mahasuci Allah pagi dan petang. Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dia menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mematahkan gabungan musuh sendirian."
Petunjuk Pelaksanaan: Dibaca saat menaiki Bukit Shafa sebelum memulai perjalanan dan saat sampai di Bukit Marwah pada setiap putaran sa’i (7 kali perjalanan).
Rujukan Dalil: HR. Muslim no. 1218 dari Jabir bin Abdillah RA
---
### 13. Doa Menggunting Rambut (Tahallul)
Transliterasi Latin: Allâhumma-tsbut lî bikulli sya‘ratin ḫasanatan wam-ḫu ‘annî bihâ sayyi-atan war-fa‘ lî ‘indaka darajatan
Artinya: "Ya Allah, tetapkanlah bagiku pahala kebaikan pada setiap helai rambut ini, hapuskanlah dariku keburukan karenanya, dan angkatlah derajatku di sisi-Mu."
Petunjuk Pelaksanaan: Dibaca saat memotong minimal 3 helai rambut (atau mencukur gundul bagi pria) sebagai tanda selesainya rukun umrah/haji (Tahallul).
Rujukan Dalil: Kitab Al-Majmu’ Syarah Al-Muhadzdzab karya Imam An-Nawawi
---
### 14. Doa ketika Memasuki Kawasan Arafah (9 Dzulhijjah)
Transliterasi Latin: Allâhumma ilaika tawajjahtu, wa bika‘-tashamtu, wa ‘alaika tawakkaltu. Allâhummaj-‘alnî mimman tubâhî bihil-yauma malâ-ikataka, innaka ‘alâ kulli syai-in qadîr
Artinya: "Ya Allah, hanya kepada-Mulah aku menghadap, dengan-Mulah aku berpegang teguh, dan kepada-Mulah aku berserah diri. Ya Allah, jadikanlah aku bagian dari orang-orang yang pada hari ini Engkau banggakan di hadapan para malaikat-Mu. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu."
Petunjuk Pelaksanaan: Dibaca saat kendaraan atau rombongan jamaah memasuki perbatasan Padang Arafah pada pagi hari 9 Dzulhijjah.
Rujukan Dalil: HR. Ahmad & Ibnu Majah
---
### 15. Doa Utama Wukuf di Padang Arafah (Puncak Ibadah Haji)
Transliterasi Latin: Allâhumma lakal-ḫamdu kalladzî taqûlu wa khairan mimmâ naqûl. Allâhumma laka shalâtî wa nusukî wa maḫyâya wa mamâtî wa ilaika ma-âbî, wa laka rabbî turâtsî. Allâhumma innî a‘ûdzu bika min ‘adzâbil-qabri wa waswâsish-shadri wa syatâtil-amr. Allâhumma innî a‘ûdzu bika min syarri mâ tajî-u bihir-rîḫ
Artinya: "Ya Allah, segala puji bagi-Mu seperti yang Engkau sanjungkan dan lebih baik dari apa yang kami ucapkan. Ya Allah, bagi-Mu shalatku, manasik ibadahku, hidup dan matiku, dan kepada-Mulah tempat kembaliku. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, bisikan keraguan hati, dan tercerai-berainya urusan. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang diterbangkan oleh angin."
Petunjuk Pelaksanaan: Rasulullah SAW bersabda: "Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah". Waktu wukuf dimulai sejak tergelincir matahari (Zuhur) 9 Dzulhijjah hingga terbit fajar 10 Dzulhijjah.
Rujukan Dalil: HR. At-Tirmidzi no. 3585 dari Kakek Amru bin Syu’aib RA
---
### 16. Doa ketika Sampai di Muzdalifah (Mabit Malam 10 Dzulhijjah)
Transliterasi Latin: Allâhumma inna hâdzihî muzdalifatu jumi‘at fîhâ alsinatun mukhtalifatun tas-aluka ḫawâ-ija mutanawwi‘atan faj‘alnî mimman da‘âka fastajabta lahû wa tawakkala ‘alaika fakaffaitahû yâ arḫamar-râḫimîn
Artinya: "Ya Allah, di Muzdalifah ini berkumpul aneka ragam bahasa yang memohon kepada-Mu berbagai macam hajat kebutuhan. Maka masukkanlah aku ke dalam golongan orang yang berdoa lalu Engkau kabulkan, dan orang yang bertawakal kepada-Mu lalu Engkau cukupi perlindungannya, wahai Tuhan Yang Paling Penyayang."
Petunjuk Pelaksanaan: Dibaca saat mabit (bermalam sejenak) di Muzdalifah untuk berdzikir dan memungut batu kerikil untuk melontar jumrah.
Rujukan Dalil: Kitab Al-Idhah fi Manasikil Hajj wal Umrah oleh Imam An-Nawawi
---
### 17. Doa ketika Tiba di Mina (Hari Tasyriq)
Transliterasi Latin: Allâhumma hadzâ minâ famnun ‘alayya bimâ mananta bihî ‘alâ auliyâ-ika wa ahli thâ‘atika
Artinya: "Ya Allah, tempat ini adalah Mina, maka karuniakanlah kepadaku keutamaan sebagaimana yang Engkau karuniakan kepada para kekasih-Mu dan hamba-hamba yang senantiasa taat kepada-Mu."
Petunjuk Pelaksanaan: Dibaca saat tiba di perkemahan Mina untuk mabit pada malam 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
Rujukan Dalil: Kitab Ihya Ulumiddin karya Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali
---
### 18. Doa ketika Melontar Jamrah (Aqabah, Ula, Wustha)
Transliterasi Latin: Bismillâhi wallâhu akbar, rajman lisysyayâthîni wa ridhan lirraḫmân, allâhummaj-‘al ḫajjan mabrûran wa sa‘yan masykûrâ
Artinya: "Dengan nama Allah, dan Allah Mahabesar. Lemparan kutukan bagi godaan setan dan keridhaan bagi Allah Yang Maha Pengasih. Ya Allah, jadikanlah hajiku ini haji yang mabrur dan sa‘i yang diterima serta dibalas pahala."
Petunjuk Pelaksanaan: Dibaca pada setiap butir kerikil yang dilontarkan ke pilar jamrah (7 butir kerikil berturut-turut).
Rujukan Dalil: HR. Ahmad & Al-Baihaqi
---
### 19. Doa Memasuki Kota Suci Madinah Al-Munawwarah
Transliterasi Latin: Allâhumma hâdzâ ḫaramu rasûlika waj‘alhu lî wiqâyatan minan-nâri wa amânan minal-‘adzâbi wa sû-il ḫisâb
Artinya: "Ya Allah, negeri ini adalah tanah haram Rasul-Mu (Nabi Muhammad SAW). Jadikanlah ia benteng perlindungan bagiku dari siksa neraka, dan pengaman dari azab serta buruknya hisab perhitungan amal."
Petunjuk Pelaksanaan: Dibaca saat jamaah berziarah memasuki perbatasan kota suci Madinah Al-Munawwarah.
Rujukan Dalil: Kitab Al-Adzkar oleh Imam An-Nawawi
---
### 20. Doa Masuk Masjid Nabawi & Ziarah Makam Rasulullah SAW
Transliterasi Latin: Bismillâhir-raḫmânir-raḫîm. A‘ûdzu billâhil-‘adhîmi wa biwajhihil-karîmi wa sulthânihil-qadîmi minasy-syaithânir-rajîm. Allâhummaf-taḫ lî abwâba raḫmatik
Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Aku berlindung kepada Allah Yang Mahaagung, kepada wajah-Nya Yang Mahamulia, dan kekuasaan-Nya Yang Qadim dari godaan setan yang terkutuk. Ya Allah, bukakanlah untukku seluruh pintu rahmat-Mu."
Petunjuk Pelaksanaan: Dibaca saat melangkahkan kaki ke Masjid Nabawi sebelum menuju Raudhah Syarifah dan Makam Rasulullah SAW.
Rujukan Dalil: HR. Abu Dawud no. 465
---
### 21. Doa ketika Pulang dari Ibadah Haji dan Umrah
Transliterasi Latin: Lâ ilâha illallâhu waḫdahû lâ syarîka lah, lahul-mulku wa lahul-ḫamdu wa huwa ‘alâ kulli syai-in qadîr. Âyibûna tâ-ibûna ‘âbidûna sâjidûna lirabbinâ ḫâmidûn, shadaqallâhu wa‘dah, wa nashara ‘abdah, wa hazamal aḫzâba waḫdah
Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nyalah seluruh kerajaan dan puji-pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Kami kembali dengan bertaubat, beribadah, bersujud, dan memuji Tuhan kami. Allah menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan sendiri musuh-musuh-Nya."
Petunjuk Pelaksanaan: Dibaca saat dalam perjalanan pulang kembali ke tanah air dan sesampainya kembali di rumah.
Rujukan Dalil: HR. Bukhari no. 1797 & Muslim no. 1344 dari Ibnu Umar RA
---
Semoga seluruh warga RT. 02 RW. 01 Desa Brecek yang memiliki niat suci menunaikan ibadah haji dan umrah senantiasa dimudahkan langkahnya, dimampukan rizkinya, disehatkan fisiknya, dan dianugerahi haji yang mabrur dan umrah yang maqbul. Aamiin ya Rabbal 'Alamin.